KEKUATAN KARISMA ANDA


Banyak orang ingiiin sekali tampil menarik dan penuh pesona. Terbukti dari banyaknya iklan di televisi yang gencar tentang produk kecantikan, kesehatan, kepopuleran, dan ke-an lainnya. pokoknya dengan produk ini, tampil oke deh.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, banyak orang ingin tampil karismatik dengan melakukan segala upaya yang dipikirkannya untuk bisa meningkatkan kekuatan ini, tapi kenyataannya adalah sebaliknya… penampilan yang didapat justru peningkatan yang kurang berarti.. atau lebih buruknya malah terjadi penurunan.

Marcia Grad sudah tahu alasannya kenapa hal itu terjadi.
Alasannya sederhana rekan rekan. begini …
Kita mengetahui karisma itu berdasarkan apa yang kita lihat dan dengar. ini merupakan opini, bukan fakta. kalau kita menggunakan opini tersebut untuk meningkatkan kekuatan karisma, ya tentu saja nabrak dinding kenyataan. Tidak ada kekuatan karisma yang keluar. selesai. titik.

supaya lebih sederhananya dengan contoh. Bayangkan satu orang yang anda anggap memiliki kekuatan karisma terbaik. dia begitu mempesona, pribadi magnetis, menarik perhatian, dan seterusnya pokoknya kalau datang dia rasanya … beda gitu deh.

Dapat?
saya sih sudah dapat dari tahun jebot, jadi tinggal nunggu aja nih…
apa? sudah dapat? bagus!
Nah, moment dimana kita mengenal orang tersebut, membuat suatu pemahaman apa kekuatan karisma tersebut dikepala kita. Lionel Richie dengan romantisme nya, Michael bolton dengan suara serak basahnya, Michael Jackson dengan gaya tarian, dan seterusnya.

jadi kalau berdasarkan opini diatas, pemahamannya adalah karisma itu romantis bersuara serak dan suka menari .
hehehe … tentu saja jadi aneh.

Bukan ciri Khas seperti itu yang menjadikan mereka berkarismatik, tapi ada sesuatu yang lain lagi. sesuatu yang dimiliki mereka dan dimiliki kita juga sebagai manusia biasa. Karena mereka manusia juga. masa’ mereka alien? kalau mereka alien kita apa dong? masak gondoruwo. kan gak lucu.

Marcia Grad menyimpulkan bahwa orang orang berkarismatik itu memiliki satu hal yang sama. kesamaan yang dimiliki mereka adalah memiliki suatu perbedaan masing masing sehingga dikenal orang lain.

That’s it !!
itulah persamaan yang dimiliki. perbedaan.
Dan dari sekian banyak faktor pendukung untuk memiliki “perbedaan” tersebut, saya setuju akan pemahaman Marcia Grad, bahwa keunikan diri kita sendiri adalah bahan bakar utamanya yang paling berpengaruh.

ini yang terjadi bila seseorang mengandalkan opini yang ada dipikirannya, dia berusaha romantis seperti michael bolton dengan suara serak serak basahnya, dan berpakaian seperti Michael jackson, hitam putih topi gitu dan seterusnya sehingga semakin lama berusaha semakin tertutup pula keunikan dirinya.
dan semakin pudar pula karismanya.
pernah lihat orang berpura pura menari ala michael jackson? hitam putih topi dan menarinya. Memang gayanya luwes, tapi kita tahu dia bukan michael jackson, dan lebih parahnya lagi kita tidak tahu siapa dia sebenarnya.
Naah kan sekarang lebih paham mengenai penjelasan awal tadi kan jadinya. siip deh.
oh ya, jangan semangat dulu ya, ini belum apa apa. walaupun kita paham secara intelektual tapi belum tentu paham secara emosional. Jangan berharap “kalau begitu, saya akan tingkatkan keunikan saya hari ini!”
waah, bisa berabe tuh.

Memang teorinya seperti itu, tapi prakteknya tidak semudah membalikkan anjing tetangga sebelah. waah kena gigit duluan ntar jadinya.. hahaha…

Tahan dulu, untuk melangkah jarak 10 langkah selalu dimulai dari langkah ke satu lebih dahulu. Di dalam diri kita yang sebenarnya sudah diciptakan unik ini, ada banyak sekali komponen untuk mendukung keunikan kita. Marcia Grad m

Memang teorinya seperti itu, tapi prakteknya tidak semudah membalikkan anjing tetangga sebelah. waah kena gigit duluan ntar jadinya.. hahaha…

Tahan dulu, untuk melangkah jarak 10 langkah selalu dimulai dari langkah ke satu lebih dahulu. Di dalam diri kita yang sebenarnya sudah diciptakan unik ini, ada banyak sekali komponen untuk mendukung keunikan kita. Marcia Grad membagi menjadi dua bagian, yaitu bagian luar dan dalam.

Bagaimana kita mulai dari dalam dulu, yaitu salah satunya adalah karakter diri kita. ini mendasar sekali.
Ada banyak pendapat para ahli mengenai pembagian karakter… hei kita kan bukan ahlinya, jadi mari kita berpikir sesederhana mungkin. Ada satu buku berjudul “personality plus” yang banyak sekali orang mengakuinya sebagai buku panduan praktis mengenal karakter diri.

Selain mudah dimengerti juga kita langsung paham karakter diri kita … dan tentu juga karakter orang lain. Nah, berhubung kita membahas karisma, saya cuma menjelaskan secara garis besarnya saja.

Setiap orang memiliki kombinasi 4 tipe kepribadian, tapi hanya satu yang mendominasi yang lain.
Sekilas info mengenai tipe tersebut :

koleris
kelebihan : Lebih tahu apa yang harus dilakukan, sering
memimpim pertemuan, inisiatif tinggi, tegas, ..
Kekurangan : Menyinggung perasaan orang lain, tidak sabar,
suka mengkritik/ menyalahkan inisiatif orang lain, ..
Sanguin
Kelebihan : Pemeriah suasana, flexible, teman banyak,
ceria hampir setiap waktu, menarik perhatian,…
Kekurangan : Suka lupa, tidak suka baca, tidak bisa menunggu
mudah emosi, tidak sabar, kekanak kanakan,…

Melankolis
Kelebihan : suka hal detail, cenderung pintar, tekun,
hebat dlm perencanaan, rapih, ..
Kekurangan : perfectionist, tidak expresive, terlalu memikirkan
pendapat orang lain, sering khawatir, ..

Plegmatis
Kelebihan : pendengar yang baik, super sabar, teman bisa siapa saja,
pengikut yang oke, tidak suka sengketa, ..
kekurangan : Sulit ambil keputusan, kurang kepedulian akan sekitarnya,
berat untuk bertindak, kurang inisiatif, ..

Nah, cukup sederhana kan? oke sekarang silahkan anda bereksperiment sendiri mengenai hal hal yang berkaitan dibawah ini.

-Pelajari karakter dominan anda dan orang lain.
-Apa yang terjadi bila bertemu karakter dominan yang sama dengan anda?
-Apa yang terjadi bila bertemu karakter dominan yang beda dengan anda?
-Apa hasil experiment anda?
Hasil experiment ini akan mendukung pembahasan berikutnya.

topik berikutnya tanggal 1 september 2007 adalah “bagaimana meningkatkan keunikan diri kita.”
Halo apakabar? Siap lanjut bahasannya? Oke lanjut.
Bagi pengunjung baru, silahkan melihat edisi sebelumnya bulan Agustus 2007. Kemungkinan kalau baca halaman ini langsung bisa gak nyambung.

oke kita mulai.
Berdasarkan info kilat bulan lalu, anda sudah mengira ngira karakter dominan apa yg anda miliki. Saya kebetulan karakter dominan plegmatis lalu melankolis terus sanguin dan terakhir koleris.

Nah, tentang hasil experimentnya bagaimana?pada saat bertemu orang yg memiliki karakter dominan yg sama dengan anda apa yg terjadi? Bila tidak sama apa yg terjadi? Mau tahu hasil expermentnya?

Sebenernya jauh akan bermanfaat dan meningkatkan keyakinan diri kita bila kita sendiri yg melakukan experimentnya. Tapi keputusan anda ditangan anda.

Oke, hasil experiment ini adalah, bila kita bertemu karakter dominan yg berlainan, kita cenderung tertarik. Kebalikannya, bila kita bertemu karakter dominan yg sama dgn kita, kecenderungannya adalah tidak tertarik. Persis seperti magnet.

Fakta ini adalah salah satu faktor dari sekian banyak faktor kenapa kita bisa menarik dan bisa tidak menarik orang lain.

Ketidak tahuan kita akan fakta ini merugikan diri kita sendiri dari harapan, prilaku, sikap kita terhadap orang lain. Bayangkan kita setengah mati mempengaruhi orang lain, tapi orang itu sama sekali tidak tertarik dgn kita, karena salah satu alasannya adalah dia memiliki kesamaan karakter dgn kita.

Tapi kebalikannya, kita Cuma diem aja gak ngomong apa apa, ada orang lain yg langsung tertarik dengan kita. Baru ngomong sedikit, dia tambah tertarik dan sedikit lebih lagi, ee dia malah tambah tertarik.

Ini kita bicara salah satu faktor saja, tentu saja ada faktor faktor X lainnya yg mempengaruhi orang lain tertarik dan tidak dgn diri kita, terlepas dari sama atau tidaknya karakter kita.

Bahkan dari gaya penulisan saja, kita bisa memprediksi karakter orang tersebut. Tidak secara tepat, tapi paling tidak bisa dikira kira apakah penulis itu memiliki kesamaan karakter dgn kita atau tidak. Well, bagaimana?
Mudah, anda tertarik atau tidak dgn gaya penulisannya.

Ketertarikan kita akan penulisan memang dipengaruhi banyak faktor seperti isi artikel, banyak sedikitnya isinya, jenis bahasa, gaya bahasa, kosakata, dan seterusnya.

Pernah melihat seorang wanita menurut anda biasa tapi teman anda bilang cantik? Atau anda melihat wanita cantik tapi teman anda bilang itu biasa saja? Salah satu sebabnya adalah sederhana, teman anda memiliki karakter dominan berbeda dgn anda.

Cukup sampai sini. Ntar kebanyakan kita tidak membahas bukunya Marcia Grad lagi.

Oke sekarang kita mendapatkan tolak ukur pertama memiliki kekuatan karisma, yaitu
Memiliki harapan proposional akan diri dan orang lain disekitar kita.
Selamat bagi anda yg telah melalui prosesnya.

Oke, bahasan berikut adalah peningkatan karisma dari segi luar.

Pernahkah anda merasakan penampilan baru setelah potong rambut yang sederhana ? “Wah, rasanya potongannya cocok sekali dengan kepala saya… bagus bagus.” Seperti itulah komentarnya.

Perasaan kita mungkin agak sedikit meningkat, hari menjadi lebih indah, orang sekitar anda akan lebih menanggapi anda, dan anda menjadi lebih percaya diri. Menurut Marcia Grad, itulah energi orang karismatik.

Selesai bahasan peningkatan karisma dari luar. Singkat kan?

Hehehe … sekali lagi itu tidak semudah membalikkan kucing tetangga sebelah.
Memang teorinya seperti itu tapi prakteknya gimana wong tetangga sebelah melihara anjing. (Ingat edisi lalu kan?)

Marcia Grad mengatakan langkah pertama untuk meningkatkan kekuatan karisma didalam diri kita adalah mengenal apa yang memberikan energi karismatik dan yang tidak. Salah satunya contoh diatas tadi.

Anggap saja seperti menekan tombol aktif. Setiap hari kita perlu menekan tombol tombol tertentu agar kita bisa mengaktifkan kekuatan karisma tersebut. Anda tahu? Ternyata banyak sekali tombol tombol itu.

Ada yg harian, bulanan, mingguan, bahkan hingga setiap ada indikasi emosi tertentu kita perlu menekan tombol tersebut. Keahlian anda menekan tombol tombol itu di saat yg tepat menentukan juga kekuatan karisma anda nantinya.

Tambah bingung?
Gimana gak bingung tombolnya banyak begitu.

Ini sekilas contoh tombol tombol yg perlu kita perhatikan dan latih menurut Marcia Grad.
Kesehatan, kebugaran, istirahat, kebersihan, penampilan, potongan rambut, kebersihan wajah, jenis penampilan, bahasa tubuh, suara, tatapan mata, gerakan tangan, dan lain sebagainya. ( baca sendiri bukunya, disana lebih komplit )

Nah kan lebih jelas, Cuma tambah bingung karena begitu banyak tombol yg ada untuk dipelajari. Marcia Grad sudah memperingatkan hal ini, mulailah dari yang sederhana dan mulailah dari yang bisa kita lakukan.

Seperti potong rambut tadi. Ingatlah seperti apa kejadiannya, anda secara tidak sadar telah meningkatkan kekuatan karisma dengan mengalami proses mengalirnya energi karisma tersebut … tapi karena paradigma karisma kita keliru (edisi lalu), karisma itu harus begini begitu bukan seperti saya, lalu kita tidak menanggapinya energi karisma kita sendiri yang harusnya kita hargai.

Dan tanggapan menganggap remeh ke diri itulah yg merusak program bawah sadar kita. Suatu lingkaran pemrograman yg merugikan.

Jadi point peningkatan karisma dari luar adalah

menemukan tombol efektif bagi diri kita yang memproduksi energi karisma.
Lalu ..
Melatih menekannya secara tepat.

Nah, untuk mengingatkan saja apa saja yg telah kita dapat sejak edisi pertama adalah harapan proposional dan tombol efektif. Dua hal ini bisa dijadikan tolak ukur bagi diri kita bahwa kita memilki kekuatan karisma dengan kadar prosentase tertentu.

Indikasinya jelas, yaitu :
Harapan proporsional yg digunakan dengan tepat akan membuat kita lebih mengerti orang lain, tidak terlalu kecewa dari orang lain, dan hemat energi mental
Tombol efektif bila ditekan dengan tepat akan memberikan energi karisma yang barusan kita bahas.

Bila anda sudah merasakan 2 tolak ukur ini, selamat untuk anda.
Kalau belum, ya tinggal di lakukan saja, oke!?

Bulan depan kita akan bahas “tolak ukur ke-3 kekuatan karisma”
See you next month.

dua edisi seblmnya kita bahas tentang harapan proporsional dan tombol pembangkit energi karisma, sekarang kita akan bahas tentang alat pendukung karisma yg cukup kuat, yaitu citra diri yg sehat.

Banyak opini, mari kita ambil satu, citra diri adalah cara kita menilai diri sendiri.

Nah, manfaatnya enak sekali bila kita memiliki citra diri yang sehat. Ini mirip dengan sistem kekebalan tubuh kita, bila kita memiliki sistem kekebalan tubuh tinggi, apapun aktifitas kita dan dimanapun kita berada, kita tidak mudah terkena penyakit.

Hampir semua jenis pertemuan sosial yg ada, orang tersebut merasa cukup nyaman. tidak mudah tersinggung, ataupun kecewa, karena apapun bentuk prilaku orang lain, tidak akan bisa membuat diri nya dalam keadaan terancam.

Orang yg memiliki citra diri yang kurang sehat, justru kebalikannya. Pertemuan sosial adalah ancaman, mudah tersinggung dan kecewa dan hampir segala bentuk prilaku orang lain membuatnya merasa defensive.

nah, kalau anda sudah tersinggung saya ngomong gini, berarti masuk katagori kurang sehat. Nah, kalau anda gak ngaku bahwa anda tersinggung, berarti sama saja. Nah, kalau anda ketawa atau tersenyum membaca ini, berarti kondisi citra diri anda saat ini cukup sehat! selamat.

Intinya, kita bisa saja mengalami 2 kondisi ini.

Salah satu alasannya adalah citra diri sehat adalah suatu kondisi pikiran. bila kita tidak secara sadar memelihara, menjaga, dan merawatnya, sakitlah kita. persis seperti penyakit flu, kalau daya tahan tubuh menurun, bersinlah kita … haatchoo h !! Nah, kan kita semua pernah sakit flu kan? jadi kita bisa terserang KAPAN SAJA

nah, ini nasehat para dokter, lebih murah memelihara kesehatan daripada menyembuhkan penyakit.

Alhamdulillah ternyata berdasarkan survey, hanya sedikit orang yg benar benar memiliki citra diri yg penyakitan+komplikasi stadium lima, kebanyakan kurang sehat saja … yah, ada sih yg kurang banget, kurang ajar juga ada… cuma tidak banyak.

nah, salah satu kebiasaan orang memiliki citra diri yang kurang sehat adalah … ini salah satunya dari sekian banyak hal, saya pilih yang ini karena agar diprioritaskan terlebih dahulu … oke? nah ini dia…

membiarkan banyak info negatif ke pikiran kita

sekali lagi, Mudah secara teori, prakteknya itu … tidak semudah memberikan makanan anjing peliharaan tetangga sebelah … ( loh kok kasih makan anjing sulit ? ) .. soalnya sekarang tetangga melihara kucing, bukan anjing.

Salah satu sumber kebiasaan yg mengakibatkan kita membiarkan info negatif masuk ke dalam pikiran kita adalah paradigma NONTON TV.

Jangan salah dulu, nonton TV itu oke. tapi paradigma kita yg merugikan itulah masalahnya. Bedakan dengan 2 paradigma ini : “nonton tv adalah jadwal hidupku” dan “nonton tv adalah hiburanku.” sama sama nonton, tapi beda paradigma. seperti yg dibahas diprogram malwa, paradigma menentukan prilaku dan prilaku menentukan hasil.

coba saya tebak, anda merasa nonton tv itu hiburan ya?

oke, itu perasaan kita, sekarang coba kita tes. apakah anda memiliki paradigma nonton hiburan atau jadwal hidup. Pilih salah satu acara favorit anda, hari apa dan waktunya. kemudian bayangkan kejadian ini, saat anda menonton tv, tiba tiba ada telephone untuk anda, apakah anda merasa kesal, terganggu, atau merasa rugi karena kehilangan beberapa detik acara tersebut selama nonton.

bagaimana ?

kalau anda merasa kesal, berarti terdapat keterkaitan emosi yg cukup kuat dengan acara tv tersebut. Hal ini menyebabkan prioritas hidup kita dinomor dua kan setelah program tv. Apalagi penggunaan emosi adalah salah satu kunci untuk membuka pikiran kita terhadap input apapun juga.

Tapi kalau anda kesal dikit, gak kesal atau bahkan gak punya acara favorit, wah itu bagus sekali, bisa jadi paradigma nonton tv nya cukup menguntungkan.

apalagi kalau gak sadar tv anda kecolongan maling … wah itu dia … saya jadi tambah usil nih, wis anda yg komentar sendiri.

Nah, bila kita memiliki paradigma nonton tv yg menguntungkan, akan banyak waktu yg kita miliki untuk melakukan banyak hal, bisa menikmati hidup lebih menyenangkan, kesehatan citra diri lebih terjaga, menambah kepercayaan diri, dan seterusnya. pokoknya manfaatnya jauh lebih banyak daripada paradigma merugikan.

tips : jangan mengubah paradigma, tapi temukan aktifitas yg menarik perhatian kita melebihi dari menonton acara tv.

saya lakukan itu, saya menemukan hal menarik selain nonton tv, awalnya nonton tv berkurang saja, lama lama jadi suka nonton dvd player, turun turun turun … jadi nonton tv kalau sempat, dvd separo jalan selesai … terakhir terakhir nyaris ga nonton tv sama sekali, nyaris.

jadi tolak ukur ke 3 memiliki kekuatan karisma adalah memiliki UPAYA MENJAGA CITRA DIRI TETAP SEHAT. salah satunya adalah memiliki paradigma nonton tv yang menguntungkan.

dengan memiliki citra diri yg sehat, anda lebih bebas melatih tombol pembangkit energi karisma dalam setiap aktifitas anda.

oke, time’s up. sebenarnya pembahasan masih banyak, cuma bila tidak ada komentar dan permintaan dari pembaca, saya mungkin akan selesaikan sampai disini saja. Bila anda ingin melanjutkan pembahasan ini.

This entry was posted in Motivasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s