PROAKTIF = KESEMPATAN EMAS Part. 2 (End)


Kesempatan datang melalui proaktif.

Banyak kisah sukses yang membuktikan bahwa kebiasaan proaktif ini justru membuat kesempatan emas itu datang pada mereka. Mahasiswa ini dianggap “bodoh, lamban, dan tidak praktis” oleh dosennya, tapi akhirnya dia memiliki hak paten lebih dari 400 buah akan ciptaannya, dia bernama George Westinghouse. Coba seandainya saat George dinilai bodoh dan lamban dia berpikir “sepertinya hidup saya seperti orang lain ..”, saya yakin tidak ada mesin uap hingga sekarang, tapi dia memilih untuk proaktif dengan berpikir “sepertinya mereka tidak mengerti minat saya, saya kan hobinya experiment”

Reaktif membuat kita berhenti berpikir dan selesai berusaha, sedangkan proaktif membuat kita terus berpikir dan berusaha. Perbedaan antara “berhenti” dan “terus berjalan” adalah salah satu faktor penting dalam mendapatkan aneka kesempatan dalam hidup kita.

kisah sukses yang lain akan membuktikan fakta ini.

Proaktif justru menarik kesempatan

Dalam hukum pikiran, diketahui bahwa pikiran kita sebenarnya terus memancarkan gelombang pikiran. Bila pikiran kita berisi kita tidak bisa, tentu kita menarik hal hal yang membuat kita lebih tidak bisa. Sebaliknya juga begitu, bila kita berpikir kita bisa, kita cenderung menarik hal hal yang membuat kita lebih bisa lagi. mari kita ber experiment biar lebih jelasnya.

experiment ini khusus untuk anda yang sibuk dan merasa tidak punya waktu. saat kita berpikir “waduh, waktunya tinggal 15 menit lagi”, segera ubah bahasa reaktif nya dengan “oke, saya akan kerjakan sebisanya sekaligus belajar efektif dalam waktu 15 menit!!”. Bila anda mengubah bahasa reaktif anda secara sungguh sungguh menjadi bahasa proaktif dengan merasa bahwa ada keuntungan dibalik keterbatasan waktu anda, anda akan terkejut bila tiba tiba anda bisa memiliki waktu extra nantinya.

ini pengalaman saya sendiri, saat itu sistem telephone di kantor rusak, praktis telephone yang bisa digunakan cuma 2 telephone fax … yang tentunya dipakai oleh semua orang di lantai itu. Date line sudah dekat, dan semakin banyak saja yang menggunakan telephone tersebut. Saya padahal harus menelephone paling tidak 40 tempat di hari itu .., tapi karena sudah terbiasa proaktif, saya berpikir “saya buat daftar prioritas dahulu dan sembari menunggu telephone kosong saya promosi melalui internet”

Saat saya semakin asyik bisa lakukan promosi melalui internet, (sungguh sungguh merasa beruntung mendapat manfaat dalam situasi kejepit) tiba tiba keajaiban terjadi, direktur memanggil hampir sebagian besar staff di lantai itu untuk rapat …. dan tentu saja telephone nya nganggur. Langsung saja saya jadi bisa menggunakan telephone tersebut hingga tugas selesai.

Bila anda berpikir “ah ini kan kebetulan”, sebaiknya ubah pikiran anda dengan “wah bagus juga untuk dicoba!!”

prinsip pikiran yang menarik hal hal yang selaras dengan pikiran ini sudah banyak terjadi di kehidupan kita yang sayangnya kita tidak menyadarinya karena dianggap suatu kebetulan. kesempatan yang tidak diduga atau kebetulan dan datang secara tiba tiba ini juga menjelaskan kenapa orang sukses dan penemu penemu besar bisa melakukan apa yang mereka lakukan.

Edgar ingin berhasil di bidang fotografi dan memesan buku fotografi, tapi perusahaan salah kirim .. malah perusahaan memberi buku ventrilokuisme ( keahlian bicara melalui perut ), tapi karena buku itulah dia menjadi terkenal didunia karena keahlian bicara humornya lalui perut. Pikiran Edgar bergen ingin sukses menarik hal hal yang yang membuat Edgar menjadi sukses, walau dengan cara yang diluar dugaan.

penyiar radio yang ambisius dan hampir sukses memiliki impian untuk membangun usahanya sendiri. Suatu hari tiba tiba Penyiar radio itu dipecat, dan saat dia pulang dia berkata ke istrinya dengan semangat “sayang, kita punya kesempatan memulai usaha sendiri”. Dia menciptakan program TV nomor satu tahun 50 an bernama “people are funny”. Pikiran ingin membangun usaha sendiri menarik hal hal yang membuatnya terjadi . dia bernama Art Linkletter

Orang kebanyakan berpikir bahwa orang orang sukses itu punya kesempatan, keberuntungan dan sebagainya… yang sebenarnya terjadi adalah kebiasaan proaktif mereka dimana mereka memilih untuk berpikir sukses selalu daripada berpikir menjadi korban situasi.

dan masih banyak kisah sukses karena “kebetulan” tersebut akibat memilih berpikir proaktif di setiap situasi. bagaimana dengan anda?

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s